Upacara Bendera Hardiknas di Swawiyata Sibernetika

Tanggal 2 Mei, yang diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional adalah tanggal lahir Suwardi Suryaningrat atau lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara. Tema yang ditetapkan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021 adalah “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar!”

Peran penting Ki Hadjar Dewantara bagi bangsa ini adalah mendirikan Perguruan Taman Siswa, pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta, yaitu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi rakyat jelata (pribumi) untuk bisa mendapatkan akses pendidikan, seperti halnya para priyayi dan orang-orang Belanda.

Jauh sebelum mendirikan Perguruan Taman Siswa, Ki Hadjar Dwantara pernah menuliskan artikel opini yang begitu kritis dan tajam hingga membuat pemerintah Hindia-Belanda saat itu naik pitam. Artikel tersebut berjudul “Als Ik een Nederlander was” atau “Seandainya saya seorang Belanda”, di surat kabar De Express, pada tanggal 13 Juli 1913. Dalam artikelnya tersebut, Ki Hadjar Dewantara mengkritik pemerintah Hindia-Belanda yang hendak merayakan 100 tahun pembebasan negerinya dari penjajahan Prancis di bawah kepemimpinan Napoleon Bonaparte. Menurutnya, hal itu sungguh tak pantas, karena perayaan tersebut dananya, ironisnya, bersumber dari hasil menjajah Hindia (sebutan untuk bangsa Indonesia saat itu). Akibat dari tulisannya tersebut, Ki Hadjar Dewantara beserta rekannya yang dikenal sebagai “Tiga Serangkai”, yaitu Douwes Dekker dan dr. Cipto Mangunkusumo, ditangkap dan diasingkan ke negeri Belanda. Tiga Serangkai membentuk organisasi partai politik Indische Partij yang menerbitkan surat kabar De Express. Indische Partij, yang berdiri pada 25 Desember 1912, adalah partai politik Hindia-Belanda pertama, yang mencita-citakan kemerdekaan Indonesia.

Dari sikap Ki Hadjar Dewantara tersebut, pelajaran yang bisa dipetik adalah “kritik muncul dari kepekaan melihat realitas.” Mari kita asah kemampuan kritik kita, yang tentunya didasari oleh sensitivitas kita akan realitas objektif. Kritik dan objektivitas adalah elemen mendasar kemajuan ilmu pengetahuan.

Selamat Hari Pendidikan Nasional!

Veritas! Exactus! Velox!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *